Sebelum Mengambil Pinjaman di Bank, Apa Saja yang Perlu Anda Pertimbangkan?

0
25
Sebelum Mengambil Pinjaman di Bank, Apa Saja yang Perlu Anda Pertimbangkan?
Sebelum Mengambil Pinjaman di Bank, Apa Saja yang Perlu Anda Pertimbangkan?

Memiliki kebutuhan mendesak yang tak bisa ditunda padahal Anda belum memiliki dana yang cukup untuk memenuhinya, menjadi sebab yang melatari terjadinya pinjaman di bank. Bank sendiri memiliki program kredit multiguna yang memberikan dana kepada masyarakat untuk berbagai tujuan. Anda yang membutuhkan uang untuk biaya kuliah anak, renovasi rumah, membeli barang, hingga untuk tujuan modal kerja bisa mengambil program kredit tanpa agunan ini untuk merealisasikannya. Asalkan memiliki jaminan yang jelas dan pekerjaan sebagai sumber penghasilan tetap, banyak perbankan akan mau memberi pinjamannya sesuai dengan kebijakan mereka masing-masing.

Namun meski merupakan salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan, akan tetapi mengambil kredit di bank akan menjadikan Anda memiliki kewajiban membayar hutang dalam bentuk cicilan setiap bulannya. Ada bunga sebagai konsekuensi kredit yang harus dibayarkan yang akan menjadikan nominal hutang Anda semakin besar. Selain itu jika Anda terlambat membayar karena alasan apapun, aka ada denda yang dibebankan setiap bulannya tergantung berapa lama Anda mengalami keterlambatan. Karena itu ada baiknya sebelum memutuskan untuk mengambil kredit, Anda perlu mempertimbangkan beberapa point penting seperti di bawah ini:

1. Tujuan Kredit

Tujuan kredit adalah point yang sangat penting sebagai bahan pertimbangan apakah Anda sebaiknya meneruskan mengambil kredit atau membatalkannya. Meski bank tidak akan membatasi penggunaan dana hasil kredit, akan tetapi karena memiliki kewajiban akan memberikan konsekuensi dalam waktu yang lama, sebaiknya Anda tidak menggunakannya hanya untuk kebutuhan yang kurang penting. Sebaiknya hanya mengambil kredit untuk keperluan pembelian barang produktif atau investasi seperti rumah, tanah atau modal kerja. Selain itu kepentingan lain yang juga menjadi prioritas kredit adalah kebutuhan kesehatan dan pendidikan.

2. Kebutuhan Lainnya

Memiliki kredit di bank berarti Anda harus menyisihkan dana untuk melakukan pembayarannya setiap bulan. Karena itu sebelum mengambilnya, perhatikan dahulu kebutuhan Anda yang lain. Apakah masih ada cukup dana untuk melakukan pembayaran angsuran yang mesti dilakukan hingga rentang waktu tertentu. Sebagai patokan, Anda bisa membatasi angsuran atau cicilan setiap bulan hanya hingga 30% dari total penghasilan saja sehingga keuangan menjadi aman. Jika sudah melebihi batas tersebut, sebaiknya Anda tidak mengambil kredit lainnya untuk waktu dekat.

3. Usia dan Kesehatan

Perhatikan usia dan kesehatan Anda sebelum melakukan kredit. Jika Anda adalah seorang pensiunan yang masih memiliki dana pensiun, maka sebisa mungkin tidak menambah beban keuangan agar Anda tetap tak perlu bekerja di masa tua. Bagi yang memiliki riwayat kesehatan buruk juga perlu mempertimbangkannya kembali agar tak terjadi over kewajiban yang mengharuskan Anda untuk bekerja lebih giat.

4. Tabungan

Jangan biarkan Anda memiliki angsuran yang justru menghalangi Anda untuk memiliki tabungan. Lebih baik membeli barang dengan uang tabungan yang meski lama namun lebih hemat dan nyaman dibandingkan membeli dengan sistem kredit dimana Anda nantinya harus membayar dalam jumlah yang jauh lebih mahal. Memiliki tabungan juga akan memberikan rasa aman dibandingkan memiliki beban hutang.

Itulah beberapa point yang perlu Anda pertimbangkan sebelumnya sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman. Setelah memiliki kredit dengan bank maka Anda perlu kembali mengatur keuangan agar tetap aman terkendali karena ada tambahan kewajiban. Sebisa mungkin uang hasil kredit tidak sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan namun juga untuk melakukan investasi ataupun modal usaha agar memiliki nilai kembali yang bisa Anda gunakan untuk tambahan saat membayar angsuran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here